Akibat Hati Badan Binasa
Laili mengangis di sudut ruang kelas,dengan tersedu dia memeluk tas pink nya…..melihat itu semua Sarah datang mendekati, ingin mengetahui apa yang sedang terjadi pada Laili.
“ Kamu kenapa Laili,kok menangis?” Tanya Sarah
“Aku mau pulang saja,aku gak mau sekolah.” Jawab Laili
“Memangnya mangapa mau pulang,ada yang menganggumu ?tanya Sarah lagi.
“Di sekolah ini tidak ada yang mau menemaniku,mereka semua jahat padaku.”jawab Laili sambil terus terisak.
“Kamu berbuat salah pada mereka? tanya Sarah.
“Aku tidak berbuat salah pada mereka,tapi mereka tidak mau menemaniku,” jawab Laili.
“Oh…….. itu masalahnya,baiklah nanti aku akan mencari tahu sebabya mengapa teman-teman tidak mau menemanimu.” Jawab Sarah Baca Lanjutannya…
Asiknya Rame-Rame
Syahdan di sebuah hutan tumbuh sebatang pohon tinggi besar yang lebat daunnya. Batangnya besar dan tingginya menjulang. Dibawah pohon itulah biasanya banyak binatang berteduh dari teriknya matahari dan bermain-main.
Suatu ketika pohon itu berbuah, konon buahnya sangat lezat, terutama dimakan saat udara panas. Buahnya tidak banyak dan letaknya jauh hampir di pucuk pohon.
Dan karena buah itulah terjadi keributan di tengah para binatang. Baca Lanjutannya…
Andai Aku Bisa Terbang
Sore itu Kuro ( si kura-kura ) sedang berjalan-jalan menikmati udara sore yang sejuk, dan tidak terasa cukup jauh juga dia berjalan.Kemudian Kuro istirahat di bawah pohon yang rindang. Saat menikmati istirahatnya Kuro memandang ke atas,kemudian ia melihat beberapa kupu-kupu sedang terbang mengitari dari satu bunga ke bunga yang lain.
Kuro berpikir “Senang sekali jika aku seperti mereka,bisa terbang,mau kemana saja dan bisa melihat apa saja dengan leluasa” kata kuro dalam hati.
Hari Yang Menyenangkan
Dari halaman rumah suara ayam berkokok terdengar dengan lantang, menandakan fajar telah datang menjelang.
Pagi itu Rasya bergegas bangun dari peraduannya,ia sangat bersemangat sekali hari ini.
“Assalamualaikum Ma ,”sapa Rasya kepada mamanya.
“Walaaikumsalam Rasya.” Jawab mama.
“Wah hebat sekali hari ini, anak mama pagi-pagi ini sudah bangun ,”kata mama.
“ Ya ma,karena hari ini ada banyak kegiatan,dan sesuatu yang menyenangkan di sekolah,Rasya tidak ingin ketinggalan ma.” Kata Rasya
“Wah apa itu Rasya, bolehkah mama tahu?” Tanya mama.
“Nanti ya ma, setelah pulang sekolah pasti Rasya ceritakan,apa saja kegiatan hari ini yang menyenangkan bagi Rasya.”kata Rasya.
“Oh…..kalau begitu ya tidak apa-apa Rasya ,” kata mama.
Namanya Mang Gugel ….
Malam yang damai, cuaca cerah tak berawan, penuh dengan bintang. Cerahnya malam terbawa ke dalam sebuah ruangan sederhana di sudut kota. Hangatnya kebersamaan menyelimuti semua anggota keluarga.
Pak Amran duduk bersantai sambil menikmati secangkir kopi di temani ibu Sukma. Ardan dan Shifa tampak sedang mengerjakan tugas dari sekolah. Sungguh sebuah pemandangan yang bisa membuat iri siapa saja yang melihatnya.
Keluarga pak Amran memang terbiasa mengerjakan hal itu setiap selesai sholat Magrib. Berkumpul di ruang tengah sambil menemani anak-anak belajar.Suatu hari, setelah selesai mengerjakan PR, Ardan mengajukan sebuah pertanyaan,
” Ayo tebak siapa yang paling pintar di dunia ini ? ” Baca Lanjutannya…
Senangnya mengikuti Kompetisi
Seperti biasa pagi itu keluarga pak Mahmud semuanya mereka sudah bangun. Keluarga pak Mahmud terdiri dari 5 anggota keluarga,atau yang sering disebut dengan panca warga.yaitu Pak Mahmud sebagai kepala keluarga ibu Hamidah sebagai kepala rumah tangga anak sulungnya bernama Hamid,anak keduanya Syifa dan anak bungsunya bernama syamil.
Mereka semuanya bersiap-siap untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah.seperti biasa Hamid ditugaskan untuk mengumandangkan Azan subuh, setelah azan dikumandangkan mereka bersama-sama membaca do’a sesudah azan dan artinya.setelah itu hamid membaca iqomah dan mereka pun semua melaksanakan sholat subuh berjamaah. Baca Lanjutannya…
Keluarga Pak Berri si Beruang
Siang itu keluraga beruang berkumpul, yang terdiri dari Pak Berri,bu Berri dan ketiga anaknya yaitu Bolli,Boni, dan Beci.Mereka bersiap-siap untuk pergi ke rumah nenek dan kakeknya di luar kota.
Setelah mereka semua siap, dengan menggunakan mobil berangkatlah mereka semua menuju rumah nenek dengan tidak lupa membaca do’a naik kendaraan.
Bolli, Boni dan Beci senang sekali karena sebentar lagi mereka akan bertemu nenek dan kakek yang sangat sayang kepada mereka. Mereka semua bernyanyi dengan riang gembira.
Sedang asik-asiknya bernyanyi tiba-tiba Beci berteriak ………”kak Bolli lihat di atas sana ada gumpalan putih sedang berjalan, apa itu kak?” Tanya Beci.

Komentar Terakhir